Di sebagian malam yang sama
Ada kebahagiaan yang
bertaburan di atas ranjang
Tentang perjalanan dua orang
musafir
Yang bersembunyi di balik
selimut biru itu
Pertama-tama keduanya
melakukan persiapan
Memeriksa setiap keadaan satu
sama lain dengan mengalirkan kedua tangan
Kemudian perlahan-lahan
melucuti pakaian satu persatu
Di situlah ledakan pertama
yang mereka ciptakan
Semakin lama, petualangan pun
semakin mengasyikan
Naik turun melewati gunung
kembar cokelat berpucuk hitam
Menyusuri padang tubuh yang
bergelora
Menyesap sari-sari cinta yang
sengaja diumbar
Entah sampai kapan petualangan
itu akan selesai
Yang jelas, dua musafir tubuh
itu tak mau berhenti merangkak
Mereka tetap berpacu saling
melingkar satu sama lain
Hingga akhirnya tumpahlah
peluh, desah dan cairan masa depan
Malang, 02 Oktober 2018